Sunday, January 16, 2011

Bus Transjakarta Diberondong Tembakan

Ilustrasi

JAKARTA - Bus Transjakarta bernomor polisi B 7282-IV ditembak pada bagian tangki pengisian BBG oleh seseorang yang diduga kesal karena terhalangi. Beruntung kejadian tidak sampai menyebabkan bus yang tengah melintas di Jalan Pluit Permai Raya, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara itu meledak.

Kasie Humas Polsek Penjaringan, AKP Teddy, menjelaskan kejadian ini terjadi pada Sabtu 15 Januari lalu sekira pukul 20.30 WIB. ”Bus tersebut terkena tembakan di bagian tutup tangki pengisian BBG,” ungkapnya.

Teddy menyatakan pihaknya masih menyelidiki kasus ini, termasuk mencari tahu pelaku penembakan dengan memeriksa lokasi kejadian dan sejumlah saksi. Termasuk keterangan seorang pengendara bus Transjakarta, David, yang mengetahui kejadian karena kebetulan parkir di depan bus korban.

Dari pemeriksaan sementara, diduga kejadian ini bermula saat pengendara sedan warna merah bernopol B-171-JUN merasa terhalangi busway. Bus tersebut yang sedang berada di Shelter Pluit ini lalu ditembaki pelaku yang masih belum diketahui identitasnya. ”Keterangan dari korban dan saksi terdengar letusan sebanyak lima kali,” terang Teddy.

Dari lapangan didapatkan informasi bahwa mobil yang dikendarai pelaku memiliki ciri khusus. Pada bagian belakang ada sayap, memakai sirine di dashboard. Saksi mengidentifikasi bahwa terdapat tato di leher belakang pelaku.

Berdasarkan penyelidikan petugas piket SPK, Intel dan Serse, serta kroscek informasi dengan petugas piket unit lantas Polsek Penjaringan, Aiptu Sumarsono. Diketahui bahwa kendaraan bernopol B 171 JUN merupakan jenis sedan Mitsubishi Lancer, warna biru metalik, keluaran tahun 2000.

Sesuai STNK mobil tersebut milik saudara ZA beralamat di Komplek Polri Cipinang RT13/05 Pulogadung, Jakarta Timur. Sedangkan nomor rangka mesin adalah 4692094228, dan nomor rangka MHMCK4SNJYK002728.

Sedan Ford Terbakar di Tol Cikunir

Ilustrasi

JAKARTA - Sedan Ford bernomor polisi B 8835 KM terbakar di KM 39 Tol Cikunir arah ke Kampung Rambutan, sesaat setelah menabrak guard rail.

Informasi dari twitter Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, Senin (17/1/2011), kebakaran terjadi sekira pukul 02.30 WIB.

Belum ada konfirmasi resmi mengenai jumlah korban serta kronologis kejadian. Pihak kepolisian yang dihubungi hingga berita diturunkan belum menjawab.

Lempar Guru dengan Spidol, Siswa Terancam di DO

ILustrasi. Siswa SMA sedang mengikuti ujian

TABANAN - IB Oka, siswa SMAN 2 Tabanan, Bali, terancam dikeluarkan (dropout) dari sekolah, setelah berkata-kata kasar dan melempar gurunya dengan spidol.

Siswa kelas II jurusan IPS itu dilaporkan ke pihak sekolah setelah bertindak tidak sopan kepada seorang guru Bahasa Inggris. Dari informasi dihimpun, ihwal tindakan Oka dilakukan saat seorang guru, Ni Nengah Erika tengah mengajar Bahasa Inggris.

Saat sang guru mengajar, justru siswa itu tidak menghiraukan pelajaran bahkan sempat tertidur. Guru Erika lalu menegurnya dan menyuruh Oka maju ke depan kelas. Teguran dilakukan karena selain Oka dinillai tidak disiplin juga terlihat seragam yang dikenakannya tidak lengkap, sehingga dijatuhi sanksi.

Karena tidak terima dihukum, saat sang guru berbalik badan, Oka langsung melemparnya dengan sebuah spidol ke arah guru Erika. Tidak hanya itu Oka juga sempat mengancam gurunya dengan kata-kata tidak pantas dan bernada kekerasan.

Peristiwa itu segera dilaporkan kepada guru yang lainya. "Hasil sidang dewan guru sepakat mengeluarkan Oka dari sekolah," ujar seorang guru kepada wartawan, Minggu (16/01/2011).

Menurut dia, sanksi pengeluaran siswa dari sekolah tersebut juga pernah diberikan terhadap siswa yang berbuat asusila terhadap seorang siswi. "Siswa itu dikeluarkan dari sekolah, kami tidak mentolerir, siapapun siswa yang berulah di sekolah,” jelas guru yang enggan disebutkan namanya itu.